MAULID DAN NATAL

Saidna Zulfiqar Bin Tahir. Secara pribadi, untuk menyikapi perayaan Maulid Rasulullah (yang katanya bid’ah) dan sebatas mengucapkan selamat Natal dan tahun baru, saya lebih memilih hadis-hadis yang menerangkan bahwa Allah swt telah mendiamkan beberapa hal sebagai tanda kasihNya, bukan karena Ia lupa, maka janganlah diperdebatkan, apalagi menggunakan hak prerogatif/das vorrecht nya Allah. Padahal Nabi sendiri pernah ditegur lantaran mengharamkan madu (ياايهاالنبي لما تحرم مااحل الله لكم). Itulah bagian dari hal-hal yang didiamkan Allah sebagai tanda kasihNya yang tidak perlu diobok-obok.

عن أبي ثعلبة الخشني رضي الله عنه ، عن رسول الله صلى الله عليه وسلم ، قال : إن الله فرض فرائض ، فلا تضيعوها ، وحد حدودا فلا تعتدوها ، وحرم أشياء ، فلا تنتهكوها ، وسكت عن أشياء رحمة لكم غير نسيان ، فلا تبحثوا عنها . حديث حسن ، رواه الدارقطني وغيره
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan beberapa kewajiban , maka jangan kamu sia-siakan dia; dan Allah telah memberikan beberapa larangan, maka jangan kamu langgar dia; dan Allah telah mengharamkan sesuatu, maka jangan kamu pertengkarkan dia; dan Allah telah mendiamkan beberapa hal sebagai tanda kasihnya kepada kamu, Dia tidak lupa, maka jangan kamu perbincangkan dia.” (Riwayat Daraquthni, dihasankan oleh an-Nawawi dan tercantum dalam hadits Arba’in yang ketiga puluh)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda
“وقد روي معنى هذا الحديث مرفوعاً من وجوه أخر، خرَّجه البزار في مسنده والحاكم من حديث أبي الدرداء، عن النَّبيِّ صلى الله عليه وسلم، قال: (ما أحلَّ الله في كتابه فهو حلال، وما حرَّم فهو حرام، وما سكت عنه فهو عفو، فاقبلوا من الله عافيته، فإنَّ الله لم يكن لينسى شيئاً، ثم تلا هذه الآية: {وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيّاً} ) وقال الحاكم: صحيح الإسناد، وقال البزار: إسناده صالح”.
“Apa-apa yang Allah halalkan dalam kitabNya adalah halal, dan apa-apa yang diharamkan dalam kitabNya adalah haram, dan apa-apa yang didiamkanNya adalah dibolehkan (dimaafkan). Maka, terimalah kebolehan (kemaafan) dari Allah, karena sesungguhnya Allah tidak lupa terhadap segala sesuatu.” Kemudian beliau membaca (Maryam: 64): “Dan tidak sekali-kali Rabbmu itu lupa.” (HR. Al Hakim dari Abu Darda’, beliau menshahihkannya. Juga diriwayatkan oleh Al Bazzar)

Mungkin kaidah yang tepat digunakan adalah “والأصل في عادتنا الإباحة حتي يجيئ صارف الإباحة” “dan hukum asal dalam kebiasaan (adat istiadat) adalah boleh saja sampai ada dalil yang memalingkan dari hukum asal”. Yakni “segala kebiasan (adat istiadat) atau segala perkara yang telah didiamkanNya atau segala perkara di luar perkara syariat (diluar dari apa yang telah disyariatkanNya) selama tidak melanggar satupun laranganNya atau selama tidak ada laranganNya atau selama tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadits serta ijma dan qiyas maka hukum asalnya adalah mubah (boleh).”

Dalam melihat hukum suatu perkara yang kompleks, kadang digeneralisasikan keseluruhan amalan dalam konteks kebid’ahan. Sederhananya, untuk melihat hukum perayaan MAULID ini, perlu dipilah-pilah beberapa domain: Apakah hukum bershalawat kepada Nabi Muhammad saw? Apakah hukum mencintai Nabi? Apakah hukum berkumpul berjamaah untuk bershalawat kepada Nabi? Apakah hukum bershalawat menggunakan rebana/atau instrumen lain? Apakah hukum merayakan Hari Asyura/Hari raya paskah dengan berpuasa pada Hari ke 9, 10, 11? Apakah dalam perayaan itu terdapat hal-hal negatif, seperti tabdzir dll? Apakah ada yg salah pada pertanyaan hukum-hukum pertanyaan itu? Kalau tidak ada, lantas mengapa dipermasalahkan?

Adapun cuma sekedar mengucapkan Selamat Natal sebatas salam dan mendoakan kesejahteraan kepada Nabi Isa as, terlansir dalam ayat;

والسلام علي يوم ولدت ويوم أموت ويوم ابعث حيا (سورة مريم)
“Dan salam sejahtera semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.(QS: Maryam Ayat: 33)

والله اعلم بالصواب

Advertisements

One thought on “MAULID DAN NATAL”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s